Analisis Spasial Pengembangan Kawasan Wisata Air Terjun Andawe di Desa Matahori, Kecamatan Padangguni, Kabupaten Konawe

Main Article Content

Authors

Taufik
Osu Oheoputra Husain
Jamal Mukaddas
Jabal Arfah

Abstract

Spatial analysis of the research on the development of the tourism area in Andawe waterfall at Matahori village aims to determine the direction of the use of space in the tourism area. Based on the administrative location, it is around a forested area, so guidance is needed regarding the ability of the land around the tourism area to remain everlasting and sustainable. The method used spatial overlay analysis based on geographic conditions, including land usage, slope, soil type, and rainfall in Matahori Village. Based on the results of determining the geographical conditions, a quantitative analysis used the scoring method to determine the development potential of the land in the tourist area of ​​the Andawe waterfall. According to the study’s results, the tourism area of ​​the Andawe waterfall has a high and bit high level of land development opportunities. Facilities and infrastructure can be built to support tourism activities when land development opportunities are high. Meanwhile, a sufficiently high-level development of land management is required to protect and preserve natural resources. The direction of the tourism development concept at the Andawe waterfall is more recommended for the development of joint tourism

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Taufik, Husain, O. O., Mukaddas, J., & Arfah, J. (2023). Analisis Spasial Pengembangan Kawasan Wisata Air Terjun Andawe di Desa Matahori, Kecamatan Padangguni, Kabupaten Konawe. Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia, 17(1), 49–63. https://doi.org/10.47608/jki.v17i12023.49-63
Section
Articles

References

Abdullah, R., Malik, E., Dja’wa, A., Abdullah, A., Alda, Asrin, Gustiansyah, G. S., Jumardin, Syahrul, Nurdayani, W. O., Syalman, & Sahrin. (2021). Sosialisai Penerapan Sapta Pesona Dalam Perencanaan dan Pengembangan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan di Air Terjun Tirta Rimba Kelurahan Kadolomoko, Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau. J-ADIMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 35–40. https://doi.org/10.29100/J-ADIMAS.V9I1.1902

Bagasta, A. R., Iswara, C., & Lasally, A. (2021). Analisis Potensi Wisata Menggunakan Informasi Geografis dan Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat di Desa Sumberagung, Grobogan, Jawa Tengah. Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia, 15(2), 148–157. https://doi.org/10.47608/JKI.V15I22021.148-157

Barambae, Y. E., Egam, P. P., & Siregar, F. O. P. (2019). Perencanaan Kawasan Pariwisata di Kecamatan Tomohon Selatan. SPASIAL: Perencanaan Wilayah Dan Kota, 6(3), 609–618. https://doi.org/10.35793/SP.V6I3.25753

Budiarti, W., Siradjuddin, I., & Idham A. P., A. (2021). Arahan Pengembangan Desa Wisata di Desa Pincara Kabupaten Luwu Utara. Jurnal Ilmiah Membangun Desa Dan Pertanian, 6(1), 14–24. https://doi.org/10.37149/jimdp.v6i1.15515

Falah, D. (2019). Analisis Pemanfaatan dan Pengembangan Hutan Wisata Tawangmangu. Jurnal Wana Tropika, 9(1), 89–103. http://journal.instiperjogja.ac.id/index.php/JWT/article/view/979/936

Febriandhika, I., & Kurniawan, T. (2020). Pengembangan Pariwisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Dilihat Dari Perspektif Implementasi Kebijakan. Jurnal Pariwisata Pesona, 5(1), 1–11. https://doi.org/10.26905/jpp.v5i1.2793

Firawan, I. G. N. F., & Suryawan, I. B. (2016). Potensi Daya Tarik Wisata Air Terjun Nungnung Sebagai Daya Tarik Wisata Alam. Jurnal Destinasi Pariwisata, 4(2), 92–95. https://doi.org/10.24843/jdepar.2016.v04.i02.p15

Kautsar, E., Sobba, M. D. I., Pertiwi, N., & Agustine, T. (2020). Analisis Satuan Kemampuan Lahan Untuk Pengembangan Kawasan Pariwisata di Kabupaten Tabalong. RUANG: Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 6(1), 19–27. https://doi.org/10.14710/ruang.6.1.19-28

Mahadi, K., & Indrawati, F. (2010). Arahan Pengembangan Obyek Wisata Pantai Tanjung Pasir Kabupaten Tangerang. Jurnal Planesa, 1(1), 19–27. https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/planesa/article/view/509/467

Naser, M. A., Manaf, M., & Budiharto, T. (2021). Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Terdampak Banjir di Perkotaan Sinjai. Journal of Urban Planning Studies, 1(2), 147–164. https://doi.org/10.35965/jups.v1i2.49

Pajriah, S. (2018). Peran Sumber Daya Manusia Dalam Pengembangan Pariwisata Budaya di Kabupaten Ciamis. Jurnal Artefak, 5(1), 25–34. https://doi.org/10.25157/ja.v5i1.1913

Parwati, N. K. E., & Suprapta, I. N. (2017). Manajemen Pengelolaan Pariwisata di Objek Wisata Air Terjun Desa Gitgit Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Locus Majalah Ilmiah Fisip, 7(1), 56–70.

Putra, I. N. N. A., Bisma, I. D. G., Andilolo, I. R., & Mandra, I. G. (2019). Peningkatan Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Mendukung Pengembangan Tenun di Desa Sukarara. Jurnal Abdi Insani, 6(3), 422–431. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v6i3.283

Rachman, E. (2016). Pengembangan Objek Wisata Pemandian Air Terjun Bondula Oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo Utara. Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi Dan Pelayanan Publik, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.37606/PUBLIK.V3I1.59

Utami, B. A., & Kafabih, A. (2021). Sektor Pariwisata Indonesia di Tengan Pandemi Covid 19. JDEP: Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 4(1), 8–14. https://doi.org/10.33005/jdep.v4i1.198