KONDISI EKSISTING DESTINASI PARIWISATA PANTAI LASIANA KOTA KUPANG BERDASARKAN ATRAKSI, AKSESIBILITAS, FASILITAS, KELEMBAGAAN, DAN EKOSISTEM PARIWISATA

Main Article Content

Fellyanus Habaora
Jefirstson Richset Riwukore
Tien Yustini

Abstract

The purpose of the study was to determine and analyze the existing condition of the Lasiana Beach tourism destination in Kupang City based on attractions, accessibility, facilities, institutions, and tourism ecosystems. The research took at Lasiana Beach, Kupang City, from July – December 2019 using Research and Action Research designs and descriptive approach techniques. Determination of samples by cross-section or available samples. The data were analyzed by sorting information and descriptions of the points from the observations, interviews, and documentation carried out. The results showed that the highest tourist attraction for Lasiana Beach was for swimming and the lowest for nature schools. Most tourists complain about the accessibility to tourist destinations. However, most tourists feel that the facilities at the tourist sites are quite complete. The role of tourism institutions is considered lacking while people visit a destination because they often visit it and are invited. The tourism ecosystem still looks weak in terms of investment, policies, and tourism resources. Recommendations are diversification of attractions, improvement of the physical condition of facilities and the involution of tourist facilities, the effectiveness of marketing and promotion of tourist destinations, increasing the role of the public, and improving the accessibility of tourist destinations.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Habaora, F., Riwukore, J. R. ., & Yustini, T. . (2021). KONDISI EKSISTING DESTINASI PARIWISATA PANTAI LASIANA KOTA KUPANG BERDASARKAN ATRAKSI, AKSESIBILITAS, FASILITAS, KELEMBAGAAN, DAN EKOSISTEM PARIWISATA. Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia, 15(2), 103–115. Retrieved from http://ejournal.kemenparekraf.go.id/index.php/jki/article/view/147
Section
Articles

References

Ahmad; & Mukaddas, J. (2017). Analisis potensi pengembangan ekowisata di Kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Buletin Sosek, 35(19), 25--35.

Astuti, M. T.; & Noor, A. A. (2016). Daya tarik Morotai sebagai destinasi wisata sejarah dan bahari. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 11(1), 25--46.

Cooper, J. F.; Gilbert, D.; & Wanhill, S. (1995). Tourism, principles and practice . London: Logman LTD.

Darwis, R. S. (2016). Membangun desain dan model action research dalam studi dan aksi pemberdayaan masyarakat. Komunika, 10(1), 142--153.

Fanggidae, R. P.; & Bere, M. L. (2020). Pengukuran tingkat kepuasan wisatawan terhadap fasilitas wisata di Pantai Lasiana. Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur dan Fasilitas, 4(1), 53--65.

Habaora, F. (2015). Populasi opini penyalahgunaan kekuasaan. Yogyakarta: Deepublish Press.

Kapioru, C. (2019). Identifikasi objek wisata potensial dan strategi pengelolaan dalam mendukung pendapatan asli daerah Pemerintah Kota Kupang . Jurnal Inovasi Kebijakan, 4( 1 ), 27--43.

Leewellyn, V. S.; & Abdillah, F. (2020). Inventarisasi konsep ekosistem pariwisata dalam pengembangan destinasi wisata berkelanjutan: Kasus Waduk Walahar, Kabupaten Karawang. Destinesia: Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata, 1(2), 57--67.

Maulana, A.; & Koesfardani, C. F. (2020). Seasonal pattern of foreign tourist arrivals to Bali. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 14(2), 73--90.

Nenobais, O. O.; & Lada, Y. A. (ei pvm). Efektivitas penggunaan lahan parkir kendaraan di obyek wisata Pantai Lasiana Kupang yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat dan Pemerintah Daerah Kota Madya Kupang. Juteks: Jurnal Teknik Sipil, 2(1), 1--15.

Nisa, K.;Fauzi, H.; & Abrani. (2014). Persepsi wisatawan dan masyarakat terhadap wisata alam di areal hutan pendidikan Unlam Madiangin, Kalimantan Selatan. Jurnal Hutan Tropis, 2(2), 119--126.

Pitana, I. G.; & Diarta, I. (2009). Pengantar ilmu pariwisata. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Popichit, N.; Anuwichanont, J.; Chuanchom, J.; Serirat, S.; & Mechinda, P. (2013). A survey of destination potential, tourism activities and future travelling intention towards tourism along the rivers in Phra Nakhon Si Ayutthaya Province. International Journal of Business and Social Science, 4(7), 116--122.

Rahtomo, R W Ekosistem destinasi pariwisata halal wadah pengembangan destinasi pariwisata ramah Muslim. (2018 ). Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan , 2 (2 ), 64--70.

Riwukore, J. R.; & Habaora, F. (2019). Perception of farmers on the performance of extensionist in the pasture agroecosystem of Timor Tengah Utara District. Asian Journal of Agricultural Extension, Economics & Sociology, 29(2), 1--10.

Riwukore, J. R.; & Habaora, F. (2019). The local community perception towards pig farming in Kupang City East Nusa Tenggara Indonesia. Asian Journal of Science and Technology, 10(5), 9660--9664.

Riwukore, J. R.; Habaora, F.; Susanto, Y.; & Manafe, H. (2019). Persepsi publik terhadap penyandang disabilitas di Kota Kupang provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial, 18(3), 209--218.

Sanam, S. R.; & Adikampana, I. M. (2014). Pengembangan potensi pariwisata Pantai Lasiana sebagai pariwisata berkelanjutan di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Destinasi Pariwisata, 2(1 , 11--23.

Sekaran, U. (2003). Research Methods for Business . New York: John Wiley and Sons .

Spillane, J. (1994). Pariwisata Indonesia: Siasat Ekonomi dan Rekayasa Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius Press.

Sulaiman, A.; Irwan; & Pabiban, D. (2013). Kajian obyek wisata Kota Kupang berdasarkan data penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis . Jurnal Eltek, 11 (2 ), 128--140.

Sumayang. (2003 ). Dasar-Dasar Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: Salemba Empat Press.

Suryadana, L. M.; & Octavia, V. (2015). Pengantar Pemasaran Pariwisata. Bandung: Alfabeta Press .

Susetyarini, O.; & Masjhoer, J. M. (2018). Pengukuran tingkat kepuasan wisatawan terhadap fasilitas umum, prasarana umum, dan fasilitas pariwisata di Malioboro pasca revitalisasi kawasan. Jurnal Ilmiah Kepariwisataan, 12(1), 41--54.

Swarbrooke. (1996). Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Penerbit Gramedia Pustaka Utama.

Yoeti, O. A. (1996). Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Penerbit Angkasa.